Trisemester Kedua Kehamilanku


Kini aku sudah meninggalkan trisemester kedua dan memasuki trisemester ketiga. Pengalaman trisemester kedua sendiri tidak begitu tercatat dan terasa. Maklum, ditrisemester kedua ini banyak sekali deadline yang harus dikejar dan dikerjakan. Banyak kesibukan menyenangkan yang membuatku tidak mencatat secara detil hari perhari.
Hal paling menyenangkan dan berkesan saat memotret (3D) babyku tersayang. Sangat luar biasa mengetahui seorang anak yang begitu tampan tumbuh di dalam perutku.


Oke, secara umum, trisemester kedua yang terhitung mulai minggu 14 sampai minggu 24 ini adalah saat aku mengetahui anakku tumbuh. Organ-organnya mulai terbentuk, dan alhamdulilah aku sudah bisa melihat sepuluh jari di kedua tangannya dan 2 kaki dengan jari jari yang lengkap. Dia juga tampan lengkap dengan kedua mata, hidung, mulut dan dua telinga yang telah terbentuk. Degup jantungnya berdetak bagai musik yang indah dan selalu membuatku ingin tersenyum. Semua itu adalah keajaiban dan kebesaran ALLAH SWT yang dipercayakan untuk tumbuh didalam perutku yang mulai melar (awas ya kalau ada yang bilang aku cacingan atau busung lapar lagi ).

Perutku mulai terasa gatal karena kulit yang melar. Kalau memakai pakaian dalam dan baju yang terlalu kencang, babyku mulai menendang dan nggak nyaman. Ukuran badan mulai berkembang, berat badanku naik 4-5 kg dari berat normalku saat tidak hamil. Tendangan dan gerakan baby mulai sangat terasa. Selain pinggang yang melar, ada sedikit penambahan produksi air liur, dan keringat. Kukuku juga lebih cepat panjang serta gampang buang air kecil (terutama saat bersin dan batuk)

Rasa mual dan nggak doyan makan yang saya alami di trisemester pertama tidak terasa lagi. Makan mulai enak meski porsi makanku masih tidak bisa banyak. Meski bagitu, aku berusaha utnuk makan banyak dan makan yang kata orang bagus untuk perkembangan babyku. Katanya sih, ibu hamil harus banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung protein, kalsium dan zat besi. Makan sih sebaiknya tetep 3xsehari (wuaaa susah bener ya) dengan 1 kali makanan cemilan (apalagi!!!!) Meski nggak terasa lapar, aku berusaha setiap 4-5 jam sekali makan. Nah karena aku sering baru bisa tidur jam 1 2 malam, kadang jam 12 malam aku berusahan untuk makan. Tidur sebaiknya cukup (kalau tidur jam 2 bangun jam 6 pagi cukup nggak ya?) Selain itu, setiap hari aku usahakan untuk jalan-jalan keliling komplek 15 – 60 menit, tergantung keadaan. Diusia kehamilan 20 minggu sangat terasa nafasku mulai lebih pendek dan gampang ngos-ngosan. Kata orang dan buku-buku, di minggu-minggu ini sebaiknya aku mulai melakukan senam kehamilan dan senam kegel (untuk menguatkan otot pinggul). Sayang niat senam hamil di rumah sakit harus aku pertimbangkan lagi dan memilih untuk senam sendiri di rumah.

Kami juga mulai mempersiapkan segalanya buat si kecil. menentukan kamar dimana dia tinggal, apa yang dibutuhkannya dan aku mulai browsing nama. Sayangnya misua belum punya waktu untuk melihat nama-nama hasil browsinganku. Sayang juga rencana untuk mengecat kamar juga belum bisa dijalankan. Tapi aku akui rejeki anak ini memang luar biasa. Banyak tawaran pekerjaan yang datang untukku. Sayang beberapa yang cukup menggiurkan terpaksa aku tolak karena pertimbangan kehamilan dan keinginanku untuk menikmati masa-masa yang menyenangkan ini. Pakaian dan perlengkapan bayi? luar biasa!!! 75% keperluan ini ternyata sudah dicukupi dari hadiah orang-orang terdekat saat baby shower (ala jawa) alias mitoni kemarin.

Secara kedokteran, perkembangan pada janin adalah:
minggu 13: Bentuk janin telah sempurna (jari-jari mulai terlihat) dan akan terus berkembang selama sisa masa kehamilan, termasuk juga pembentukan organ dalam tubuhnya (paru-paru hati dsb) Pita suara dan tunas 20 gigi mulai terbentuk. Berat sekitar 28 gr

minggu 14: berat bayi sekitar 64gr bayi mampu mengepalkan jemari, detak jantung mulai terdengar (2 x detang jantung dewasa normal). Organ kelamin mulai dapat dibedakan. Bayi mulai merespon terhadap dunia diluar rahim (usapan di perut ibu dsb) meski sang ibu belum merasakannya.

minggu 15: Bayi mulai bisa mendengarkan suara ibunya, denyut jantung ibunya dan rambut dikepala mulai tumbuh. berta normal sekitar 114 gr dengan panjang 15 cm.

minggu 16: Gerakan bayi semakin kuat dan aktif (menggerakkan kaki, menendang dsb)karena pembentukan otot-ototnya yang juga makin kuat. Bayi mulai mengisap jarinya, menguap, merenggangkan badan, menelan bahkan cegukan. Bayi juga sensitif pada cahaya (kalau cahaya ditempelkan di perut tangannya akan bergerak ke muka)

minggu 17: Kulit bayi transparan dan cenderung kemerahan sehingga pembuluh darah relatif terlihat jelas. Gerakan bayi di rahim masih leluasa.

minggu 18:Bayi mulai merespon suara dari luar tubuh sang ibu (suara ayahnya, suara musik bahkan suara-suara disekitar ibunya). Jadi jangan heran kalau dia bisa kaget mendengar suara keras, atau merespon terhadap musik yang disukai.Dalam hal bayiku, ia sangat merespon suara bapaknya. Kalau bapaknya sudah ngomong atau menyanyi, wuaaaaaaa tendangan supernya mulai keluar hehehe

minggu 19: masih sama dengan minggu 18

minggu 20: Pertumbuhan janin lebih cepat. panjang janin normal sekitar 2 cm. Dasar gigi dan rahang mulai terbentu k. Akan terasa seperti ada letupan letupan gelembung angin dalam perut saat dia bergerak (nggak heran ya aku jadi lebih sering kentut ) Katanya sih bayi bergerak sekitar 200 gerakan /hari. Pastinya bayi seperti berenang dalam air ketuban. Ulu hati ibu mulai terasa panas dan kadang terasa mual. Ada perubahan pada warna kulit dan rambut ibu. Namun jika ada perubahan drastis pada kulit dan munculnya tahi lalat berlebihan sebaiknya bkonsultasi ke dokter kulit.

minggu 21: makin tumbuh pesat dan bayi makin aktif

minggu 22: Bayi mulai membentuk sel darah putih dan sistem imune. Bayi mulai sadar lingkungan dan bisa gelisah. Bayi akan lebih tenang saat mendengan suara yang menyenangkannya (suara sang ibu yang juga senang dan tenang, suara musik dsb). Jika ibu sedih dan depresi, maka bayipun bisa terpengaruh.

minggu 23: Pertumbuhan otak lebih pesat. deak jantung bisa didengar saat anda meletakkan stetoskop di perut sang ibu.

minggu 24: Pendengaran bayi mulai terbentuk sempurna. Pola hidup awal bayi (tidur dan bangun) mulai terbentuk. Cobalah rasakan kapan dia bergerak dan kapan tidak, pasti anda akan mendapatkan polanya. Paru-paru mulai terbentuk sempurna sehingga janin bisa bernafas jika harus keluar dari rahim. Otot rahim ibu mulai merenggang dan terkadang merasakan sakit di beberapa bagian perutnya. Pada masa inu jika tidak hati-hati ibu bisa mengalami varises, pembengkakan kaki dan wasir. pinggang dan otot pinggul sang ibu akan menebal, frekwensi buang air kecil meningkat bahkan kadang diikuti keputihan. Jika tidak menjaga kebersihan organ vital, sang ibu bisa mengalami infeksi yang berpengarujh pada janin.

Yang pasti, trisemester kedua tak kalah menarik, menyenangkan dan penuh keajaiban.

,

4 responses to “Trisemester Kedua Kehamilanku”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *