Dalam merayakan ultahnya akan diadakan acara
Tanggal : 25 Maret 2007
Lokasi : Taman Cibodas (semula akan di Cinangneng Bogor tapi batal)
Waktu : Jam 7 – Sepuasnya 😀
Terbuka buat semua yang suka nge-jepreting orang 😀
Dalam merayakan ultahnya akan diadakan acara
Tanggal : 25 Maret 2007
Lokasi : Taman Cibodas (semula akan di Cinangneng Bogor tapi batal)
Waktu : Jam 7 – Sepuasnya 😀
Terbuka buat semua yang suka nge-jepreting orang 😀
Menyambung http://mprasodjo.multiply.com/journal/item/463
Hari ini sebagai kelanjutan masalah kemarin yang menurut *katanya* akan diselesaikan hari ini, telah terjadi pembicaraan yang sangat aneh.
Sedikit potongan email tanggal 6 Februari, agar sedikit mengetahui duduk perkaranya.
———cut———-
> cetak billingnya adalah tanggal 16/month. Karena sekarang sudah
> tanggal 06 Feb’07, Saya sarankan untuk pengaktifannya nanti saja
> setelah tgl. 16 Feb’07. Sebab apabila diaktifkan sekarang mungkin
> pemakaiannya jadi tidak genap 1 bln/tdk maksimal, kecuali memang Pak
———-cut———–
dijawab oleh rekan saya
———————
(Cut nama marketingnya)
Ok confirm aktifkan tanggal 16 Feb 07.
——————-
dijawab balik dari sang marketing
—————————————-
Siap! Pak (cut nama rekan saya)
—————————————-
Dan hari ini, dalam pembicaraan ter-record begitu pula dengan sms pihak XL mengatakan kurang lebih sebagai berikut:
“Seharusnya konfirmasi ini dilakukan pada saat diaktifkan. Cara konfirmasi seperti diatas adalah salah. Jadi kejadian ini bukan murni kesalahan pihak XL tapi kesalahan KEDUA BELAH PIHAK”
*Gubrakkkkkkkkkkkkkk !!!!!!!!!!!!!!!!!!
Pertanyaaan : Kapan peraturan ini dibuat ? baru saja ? setahun lalu ? di jaman peradaban maya ? Lalu diatas itu bukan sebuah konfirmasi bahwa kedua belah pihak setuju pengaktifan dilakukan tanggal 16 feb ? apakah ada peraturan seperti itu ?
*oot dikit, terpikir: ini aku salah telp kali yaa, ini perusahaan telekomunikasi kan bukan jasa badut ? jangan2x telkom ngacok lagi jadi salah sambung.
Jadi inti pembicaraan adalah, karena marketing yang sekarang adalah marketing pengganti (jadi dari bulan oktober, ini marketing yg ke-3 karena yang sebelumnya resign) maka dia menunggu keputusan dari yang lebih tinggi alias tidak bisa memutuskan apapun dan sedang berusaha menghubungi marketing sebelumnya yang membuat konfirmasi tersebut untuk penyelesaiannya.
Nampaknya disini akan terjadi lempar melempar tanggung jawab. Sementara sang pelanggan dibiarkan termanggu menatap tagihan yang tetap belum berubah hingga saat ini ditulis masih tercantum 1.6 juta.
Kemudian saya diminta tetap membayar Rp. 249.000 dahulu untuk pelayanan yang tidak bisa dinikmati selama 10 hari ini. Tanggapan saya ???? SAYA TIDAK BERSEDIA !!!!! Apalagi tadi iseng saya mengecek di ATM tagihan saya tetap 1.6juta.
Menurut pihak XL hal tersebut karena belum dilakukan perubahan setting.
Saya jadi ingin mencoba membuat counting yang sama dengan yang saya lakukan dulu untuk perusahaan lain sekelas XL. Mari kita lihat kira2x bagaimana kecepatan respon, goodwill dari perusahaan sekelas XL agar bisa dinilai oleh masyarakat umum mengenai kualitas pelayanannya sehingga dapat tercipta seleksi alam.
Dan kali ini, seperti sebelumnya, saya akan menyertakan semua nama dan bukti dalam bentuk email dan rekaman pembicaraan, begitu counting saya mulai.
Tapi seharusnya sebagai sebuah perusahaan yang *telah merasa* internasional bisa memberikan pelayanan yang baik dengan memperhatikan aturan service dan komplain. Rasanya followup dengan cara melempar-lempar masalah seperti ini bukanlah sebuah gambaran yang baik dari sebuah perusahaan layanan publik yang vital seperti ini.
*Sedang menulis versi lengkapnya
Kalo kita transaksi dengan kartu kredit kan suka dibilang, “tambah 3%”.
Pernah ga pada ngitung ? Benarkah “ditambah 3%” ?
Kalau kita beli barang seharga 100.000 kalau ditambah 3% harusnya 103.000
Betul ???
Tapi ternyata yang kita bayar adalah 103.092 atau 103.093 sebagai pembulatan dari 103092.7835051546392
Ternyata, 3% itu dilihat dari sisi bank. Dalam contoh diatas, jumlah yang diserahkan ke bank, dikurangi 3% harus sama dengan 100.000
Dan biasanya bank ngak mau kan kalo kurang, jadi pasti dibulatkan keatas lagi.
Ini baru 1 transaksi. Gimana kalo ada 100.000 atau sejuta transaksi senilai 100.000 ?
Penjelasan seperti ini tidak pernah disebutkan dengan jelas rasanya CMIIW.
JiwaFoto Agency, a photojournalistic and design agency, has an immediate vacancy for a full-time MARKETING STAFF.
Please visit our website www. jiwafoto.com before applying to get a feel of our business.
Marketing Staff
Qualification:
Male/Female, max. 30 years old.
Has a bachelor degree in economics or any disciplines.
Strong academic record from a reputable university.
1 year working experience in sales and marketing (fresh graduates are welcomed to apply).
Excellent interpersonal skills, presentation, negotiation, and communication skills.
Target and customer oriented.
Fluent in English both active and passive.
Computer literate.
Ability to work under pressure.
Preferable has a personal vehicle.
Please send your application letter with your recent CV, Salary & Commision Expectation and Recent Colored Photo to :
Email : recruitment_jf@jiwafoto.com
Subject : Marketing Staff
Attn. to : Human Resources Division
Or via Mail to :
Human Resources Division
Jl. Rasamala III No. 7A/3
Menteng Dalam – Tebet
Jakarta Selatan 12870
Best Regards,
Sri Dewi Susanty
Taman mini di taman bunga tmii disebelahnya sebelah kanannya ada tempat tentang serangga ada kalajengking ,wereng , kumbang juga semua binatang tetapi mati di pamerkan
Belajar dari catatan kesalahan yang pernah saya lakukan selama ini, berikut adalah daftar kesalahan yang sering terjadi pada saat memotret :
Dari beberapa percobaan saya, kadang untuk bisa mendapatkan gambar makro lebih baik menggunakan jarak maksimum lensa dengan bukaan dengan nilai sekecil mungkin.
Perbedaannya bila kita memilih mendekatkannya diri dengan object dengan tidak memaksimalkan jarak terjauh lensa adalah di hasil dof-nya pada object di sekeliling poi.
Data :
Setiap anak berhak untuk hidup, tumbuh kembang, mendapatkan perlindungan, dan berpartisipasi, termasuk andik (anak didik, sebutan bagi narapidana anak) di Lapas Anak Pria Tangerang. Salah satu bentuk partisipasi anak adalah menyalurkan ekspresinya dalam bentuk komik. Saat ini, di Lapas Anak Pria Tangerang terdapat komunitas komik yang bernama Kolaps.
Untuk membangkitkan motivasi, kepercayaan diri, dan apresiasi atas eksistensi anak didik di Lapas Anak Pria Tangerang, maka kami akan mengadakan pameran komik hasil karya andik dengan tema “Kreativitas Tanpa Batas”. Dengan ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri pembukaan Pameran Komik Lapas Anak yang akan diselenggarakan pada :
Hari / Tanggal : Jumat, 23 Juni 2006
Waktu : Pukul 18.30 – selesai
Tempat : Kafe Darmint, Pasar Festival, Kuningan, Jakarta Pusat
Acara :
– 18.30 – 19.00 : Pembukaan oleh Ka.Lapas Anak Pria Tangerang
– 19.00 – 19.30 : Lelang Komik
– 19.30 – 20.30 : Art Performances Andik Lapas Anak Pria Tangerang
Pameran ini akan menampilkan komik-komik pilihan hasil karya anak didik di Lapas Anak Pria Tangerang. Komik-komik yang akan dipamerkan berbentuk dua dimensi dalam pigura dan tiga dimensi dalam buku komik Kolaps.
Pameran yang terselenggara atas kerjasama Sahabat Andik PKBI DKI Jakarta, PLAN Internasional, dan Lapas Anak Pria Tangerang ini akan berlangsung hingga tanggal 29 Juni 2006 (susunan acara terlampir).
Atas perhatian dan partisipasinya, kami mengucapkan terima kasih.
Contact Person :
PKBI DKI Jakarta : (021) 85909885, Email : pkbidki@cbn.net.id
Sahabat Andik. Email: sahabat_andik@yahoo.com
pameran akan diselenggarakan pada tanggal 23 – 29 Juni 2006 pukul 09.00 – 20.00 WIB, selain pameran, setiap harinya akan ada games seru dan penjualan merchandise keren.
Setelah berjuang untuk bisa mendapatkan kembali Rp. 200 ribu yang kelebihan dalam suatu kasus, akhirnya berhasil juga saya dapatkan. Artinya saya mendapatkan hak saya dalam bentuk pengurangan pembayaran bulan lalu.
Tapi apakah ini sudah selesai ? Bagi saya belum karena masih ada beberapa hal yang masih harus diperbaiki oleh mereka.
Salah satunya adalah masalah maintenance untuk kasus GPRS saya.
Maintenance adalah sebuah kewajiban dari penyedia sebuah layanan agar bisa mempertahankan sebuah layanan yang baik.
Sementara dalam kasus saya ini, sesuai dengan email yang disampaikan oleh pihak Customer Service Indosat, bahwa setiap kali maintenance dilakukan, maka billing record GPRS akan di split atau dibagi menjadi 2, setiap maintenancenya.Setiap kali record baru dibuat, akan terjadi pembulatan untuk memenuhi quota 1 KB.
Bagi saya hal ini adalah bentuk pemaksaan bagi pengguna GPRS untuk membayar setiap maintenance yang dilakukan oleh Indosat.
Pertanyaannya, kenapa saya harus membayar hal itu ?
Perbuatan ini jelas sangat merugikan kita sebagai pengguna setidaknya saya. Memang hanya Rp. 15. Tapi silahkan kalikan dengan berapa baris record yang ada dalam tagihan setiap orang pengguna GPRS yang ada di Indonesia setiap bulannya.
Jelas membebankan secara paksa biaya maintenance kepada pelanggan adalah tindakan yang sangat tidak fair terhadap pelanggan.
Apakah ini fair ? Menurut saya TIDAK !!!!

catatan: TANGGAL YANG BENAR ACARA INI, 1 JUNI 2006
Apa itu GBS?
GBS adalah penyakit langka yang menyebabkan tubuh menjadi lemah kehilangan kepekaan yang biasanya dapat sembuh sempurna dalam hitungan minggu, bulan atau tahun. GBS mengambil nama dari dua Ilmuwan Perancis, Guillain (baca Gilan) dan Barré (baca Barre), yang menemukan dua orang prajurit perang di tahun 1916 yang mengidap kelumpuhan kemudian sembuh setelah menerima perawatan medis. Penyakit ini menjangkiti satu dari 40,000 orang tiap tahunnya. Bisa terjangkit di semua tingkatan usia mulai dari anak-anak sampai dewasa, jarang ditemukan pada manula. Lebih sering ditemukan pada kaum pria. Bukan penyakit turunan, tidak dapat menular lewat kelahiran, ternfeksi atau terjangkit dari orang lain yang mengidap GBS. Namun, bisa timbul seminggu atau dua minggu setelah infeksi usus atau tenggorokan.