Semenjak bulan desember 2005 gua sudah memulai interaksi tanya jawab soal gprs dengan para customer service (CS) indosat yang alhasil semua pertanyaan saya hanya dijawab dengan, “nanti anda akan kami hubungi”.
Pada kenyataannya, hanya kalau saya telat bayar saja saya akan dihubungi.
Kronologi pertanyaan saya dimulai ketika saya menerima telepon dari CS Indosat mengenai perubahan tarif gprs sekaligus menawarkan premium akses untuk gprs.
Berulang kali saya memberikan sebuah pertanyaan yang sederhananya, “Bagaimana cara membagi akses menjadi satuan tranfer yang terpecah-pecah dalam satuan waktu transfer ?”. Pertanyaan ini timbul dari melihat data tagihan saya yang mana detail penggunaan gprs saya terpecah-pecah dalam satuan waktu transfer yang lalu setiap satuannya dibulatkan keatas dalam satuan KB baru dikalikan dengan Rp. 15,-