[Sharing] Tentang Bandwidth

bagaimana menghitung kapasitas jaringan

Dalam melakukan perhitungan, ada 2 faktor dasar yang perlu di perhatikan

1. Bandwidth
2. Throughput

Bandwidth adalah nilai kotor kapasitas maksimal sebuah jaringan. Sedangkan throughput adalah nilai riil dari penggunaan jaringan yang bisa digunakan. Througput adalah bandwidth actual yang diukur secara spesifik.
Jadi nilai bandwidth selalu lebih besar dari pada nilai throughput.

Jadi bisa saja terjadi dimana dengan bandwidth misalnya 256 Kbps, secara perhitungan kita harusnya bisa mendownload selama 1 detik, ternyata waktu yang kita butuhkan adalah 4 detik. Dari sini kita bisa melihat bahwa throughput yang didapat sebetulnya hanyalah 64 Kbps.

Throughput yang didapatkan kadang bisa sangat jauh dari harapan. Penyebabnya banyak. Diantaranya adalah
– Perangkat jaringan (misalnya, sudah terlalu tinggi loadnya, setting yang kurang tepat, dll)
– Tipe data yang ditransfer ( misalnya, umumnya web lebih cepat dari ftp)
– Topologi jaringan
– Jumlah pengguna
– Spesifikasi komputer pengguna/user/server
– Interferensi (misalnya listrik, cuaca, dll)

Mengenai jumlah pengguna, mari membuat hitung2xan singkat yang tidak terlalu tepat tapi bisa menggambarkan sedikit pengaruhnya.

Jika 1 orang menggunakan transfer sebesar 16 Kbps berapa jumlah user untuk memenuhi jumlah 256 Kbps ?
Jumlahnya 16 orang saja yang didapat dari 256/16.

Beberapa informasi umum :
Ethernet umumnya hanya mampu melewatkan data sebesar 12% dari kapasitas maksimumnya. Jadi bila kita bicara fastethernet dengan kecepatan 100 Mbps, umumnya dia hanya mampu melayani hingga 12 Mbps saja. Sedangkan sisanya digunakan untuk keperluan transport protokol Ethernet itu sendiri.

Salah satu teknik untuk mengoptimalisasi bandwidth bisa dilakukan dengan menggunakan bandwitdh management

Pemantauan penggunaaan network bisa dilakukan dengan menerapkan Network Management System dan menerapkan protocol AAA didalamnya, management ip dan bandwitdh limiter/management.

Beberapa aplikasi seperti VOIP dan VPN akan menyita bandwitdh dengan meminta alokasi dalam jumlah tertentu, seberapa besarpun aktual request dibuat.

Pada voip terdapat nilai paiload yang bisa digunakan untuk mengatur besar bandwidth yang digunakan, yang umumnya memiliki nilai minimal/default pada 16 Kbps. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas suara.
Pada VPN, nilai bandwidth yang diperlukan sangat bervariasi tergantung pada keluaran produksinya. Secara umum VPN membutuhkan 56 Kbps tapi tidak menutup kemungkinan kebutuhan ini melonjak, yang sekali lagi tergantung pada jenis VPN yang digunakan.

Secara umum, pengguna terbanyak dari bandwidth adalah, virus, trojan, junk, dan “hal lain” yang tak disadari oleh user, misalnya auto update microsoft windows yang secara default menyala dan terus mendownload setiap update yang ditemukan, terlepas dari apakah update tersebut akan di install atau tidak.

Dengan menerapkan perhitungan matematis mengenai faktor-faktor diatas bisa didapatkan jumlah kapasitas aktual yang diperlukan untuk melayani jumlah pengguna tertentu.

Demikian sharing dari saya.
Mudah2xan berguna bagi rekan-rekan yang sering berhubungan dengan jaringan.

21 Comments

  1. ***

    waduh banyak kata2 yang jelimet secara aku cuma orang keuangan, tapi infonya bagus banget mas untuk nambah pengetahuan dan membuka wawasan,

    makasih ya mas

    Reply

  2. mprasodjo

    sama-sama…
    cuma ingin sharing sharing saja.
    mudah-mudahan bermanfaat

    Reply

  3. zahron

    mas…..boleh tanya nga neh…?aku mo nanya neh, kalo buat ngatur bandwith biar kita bisa bagi bandwithnya selain pake redhat…pake dengan sistem windows servernya bisa nga…?kalo bisa caranya gimana ya…?bagi ilmunya donk…..masalahnya saya juga lagi pengen buat jaringannya local yang bisa koneksi internet tapi harus melewati servernya dulu. jadi biar nantinya nga sepihak pembagian bandwithnya…makasih sebelumnya..

    Reply

  4. mprasodjo

    kenapa harus redhat ? pake distro lain juga bisa koq. selama judulnya masih linux, nyawanya sama. yang beda adalah kemasannya.
    untuk di windows setahu saya juga ada. tapi saya tidak hafal bagaimana caranya atau software apa yang bisa dipakai. mungkin bisa coba cari2x di google atau download.com
    kalau menggunakan linux, bisa coba cbq atau shapper.
    bisa juga kalau mau coba dicari dengan menggunakan kata kunci “traffic shapping” atau “traffic shapper”.
    semoga membantu

    Reply

  5. Arie

    Tergantung juga dari policy perusahaannya Om&juga tergantung sama admin nya. Tempat saya kebetulan ga terlalu ketat, jadi sapa ajah yang mo donlot bisa dapet bandwith segede – gedenya, tergantung yang ada waktu itu. apalagi kalo make donlot manager, walah bisa ampir 60% bandwith kemakan, kadang lebih.
    Tapi setelah saya yang kebetulan di serahin ngurusin jaringan di kantor (admin lama cabut ….hehehehe) langsung saya kasi batesan…:))
    langsung di komplain sama yang biasa donlot banyak, ko sekarang jadi lemot yaaahhh….:D

    Reply

  6. mprasodjo

    @arie :
    emang sih… semua tergantung policy perusahaan. hanya saja perhitungan kapasitas dan pengguna harus tepat pula kan. agar semuanya bisa selesai tanpa ada yang terganggu pekerjaannya. hehe
    untung aku nga kerja disitu :-p

    Reply

  7. baihaqi

    mas aku buta banget ttg internet, yah walaupun ku skrng kerja d warnet, lucu ya! he he.
    tlng dong kasih gambaran gmn internet tu, istilah2nya, perangkatnya, dll. bayangin mas ampe skrang ku ga tau pa tu DNS&ps kgunaannya. enaknya ku blajar mulai dari mana dan bagamana caranya ya?
    oh ya sbtulnya ku sedih bgt, cos di tempatmu aksesnya luwemot bgt! bayangin bandwidthnya hingga 0 b/s, dan itu sering. kasihankan ama usernya. aku juga gak ngerti teknical setting perangkat jaringan & spesifikasinya! kasarnya omong aku blank ama internet! please mas ya, bantu aku, makasih bgt sebelumnya.

    Reply

  8. Bagaimana menghitung kapasitas bandwidth « w1k1

    […] (sumber M. Prasodjo) […]

    Reply

  9. andrew

    mas, saya ada beberapa pertanyaan nih..
    1. hub bandwidth dgn throughput
    2. apa itu latency dan round trip time, hub keduanya ap…

    thx atas perhatiannya…

    Reply

  10. satrya_xclomail.com

    bagaimana cara memaksimalkan troughput.itu aja kok.sudah ada sih sedikit penjelasan di atas yang bisa saya ambil tapi alangkah bagusnya kalau lebuh detail supaya saya mengerti.soalnya saya mau mempelajari jaringan COMPUTER.yhanks b4.

    Reply

  11. Ariec

    Thanks mas…sangat amat berguna….saya punya warnet nih…dari ISPnya langganan 256Kbps…1:1..ada 8client trus dibagi lagi sma HOtspot…routernya pake mikrotik…menurut mas limit bandwith yang pas buat ngenet tuh berapa per usernya…soalnya dari ISPnya di set untuk user warnet 128k per user..untuk hotspot 256k..kadang ada 5 orang yang pake hotspot..saya jadi pusing..kalo banyak yang pake hotspot trus wnetnya jadi lemot..kata ISPnya belom perlu nambah bandwith.. cuma tergantung ngeset routernya aja….tolong dibantu ya mas…matur nuhun sanget…

    Reply

  12. M. Prasodjo

    Berapa banyak user sih ngak bisa jadi patokan.
    Kalo 256Kbps 1:1, yang pakai saya sendirian juga bisa koq ludes. Yang jadi patokan itu service apa yang digunakan oleh user dan berapa banyak session yang dibuat.

    Kalau mau memenangkan wnet, kenapa ngak diatur lagi agar masing2x punya kapasitas sendiri. misalnya wnet pegang 256 dulu, kemudian kalau hotspot ikutan, limit maksimalnya adalah 128.
    Jadi kapasitas terbesar masih tetap milik wnet, sedangkan hotspot silahkan rebutan di 128

    Reply

  13. zalsa

    Thanks mas…aku jadi melek nich,

    Mas aku tu kan lagi study di londo, kebetulan di tempat kos ku ada Wifi dari tetangga :ADSL Wifi ama DV201AM yg keduanya Unscure, yang ku mau tanya…ketahuan gak ya kalau aku ikut pake n pengaruh gak kalau aku downloud ke pembayaran yang punya Wifi…Tlg dong kasih infonya soalnya uadah keenakan tapi takut dosa

    Reply

  14. M. Prasodjo

    @zalsa: kalo masalah ketahuan sih bisa saja.
    Hanya saja pemakai (terutama) rumahan atau kantor kecil biasanya mereka langsung melakukan share dari modem tanpa menggunakan perangkat tambahan apapun. Kalau di periksa bisa aja dia melihat adanya “penebeng”.

    Untuk bisa ketahuan, yang bisa dijadikan tanda adalah mac address dari wifi yang kita gunakan. Karenanya para “penebeng” biasanya melengkapi diri dengan mac changer untuk mengubah mac address di komputer yang digunakan.

    Kalau disana menggunakan system yang lebih baik, biasanya dia membuat log akses yang caranya bisa bermacam2x. Nah kalau seperti ini bisa lebih mudah ketahuan. Terutama misalnya kalau ngeakses email dan sejenisnya yang jejaknya jelas milik siapa.
    Ya tentunya ada lagi cara2x untuk mengatasi hal tersebut.

    Supaya yang empunya ngak kena masalah sih ada bagusnya kalau cari tau dulu, apakah disana menggunakan cara pembayaran yang fix atau ada sistem quota. Misalnya dilimit quota transfernya 1GB/bulan.

    Bukannya di londo sana biaya akses internet udah murah ? Kenapa ngak ambil aja sendiri :D

    Reply

  15. zalsa

    ok thanks mas,
    Wah…brti bisa kelacak donk si penebeng..lha kalau penebengnya banyak gimana tu mas, trs sistemnya sama gak sih dengan Wifi yang ada di Cafe2 si negara kt berebut acses n banwidth

    rgrd

    Reply

  16. M. Prasodjo

    Semua hal adalah mungkin.
    Memang tidak semudah itu untuk menangkapnya. Tapi semuanya munkin saja kan hehe
    Ya sama dong.. kan jalurnya lagi menggunakan yang sama.
    Jelas semuanya berebutan

    Reply

  17. eend

    yg lbh singkat arti bandwidth it ap mas

    Reply

    • M. Prasodjo

      besaran lalu lintas data yang boleh melalui media pengantarnya

      Reply

  18. Dillak

    Ada ga…tolls untuk menhitung + monitoring Bandwidth…

    Reply

  19. kha

    maas bole tanya ga,,,
    aku kan ambil tugas akhir tentang jaringan ni,,,
    biasaya pas sidangnya apa aj ya yg diuji,,
    apakah bandwidth ini juga sering ditanyakan??

    Reply

    • M. Prasodjo

      @kha :
      Wah itu sih suka2x si Dosen.
      Percaya gak percaya, temen ada yang di tanya tentang bumbu nasi goreng.
      Good luck ya

      Reply

Leave a Reply

*