[Jangan Selamatkan Data] Buat Data Bener-Bener Hilang

Dulu saya pernah menulis tenang mengambil kembali data yang telah dihapus.
Sekarang saya ingin berbagi kisah tentang bagaimana supaya dia betul-betul menghilang.

Berikut kisah dalam kompieku

Kebanyakan program untuk melakukan recovery membantu orang melihat yang perlu di recover berbasis nama dan dalam managemen direktori nama yang sama seringkali saling timpa pada saat akan direcover.

Trik sederhana membuat data betul-betul lenyap (paling tidak jauh lebih sulit di recover) adalah dengan mengkopi file lain ke direktori yang sama dan ganti dengan nama yang sama dan hapus. Ulang paling tidak 5 kali. Lebih baik pilih file dengan ukuran yang sama atau yang besar sekalian.

Pada saat recovery akan ditemukan 5 file dengan nama sama yang telah didelete. Program recovery akan sedikit bingung dan hasilnya sering jadi agak kacau. Lalu penggunaan level yang lebih rendah tentu akan memakan waktu jauh lebih lama untuk menemukannya dan si pelaku recovery harus betul-betul berniat.

Trik lain adalah melakukan low level format. Tentunya seluruh media akan hilang datanya. :D

Trik lainnya lagi (ini yang saya pakai) adalah dengan melakukan enkripsi terhadap file system. Jangan ngomong soal kenyamanan yaa… soalnya harus super hati-hati. Sekali hilang kuncinya maka bisa jadi ilang selamanya. Basicnya dalam system kompie saya ada 3 level enkripsi.
Jadi pada saat dinyalakan program akan mengambil sebuah file (yang telah saya pilih) sebagai kunci pembuka awal dari partisi. Lalu kunci kedua akan membuka homedir yang kuncinya diambil dari salah satu file dari system yang terbuka pada kunci pertama. Lalu kunci ke 3 menggunakan password sepanjang lebih dari 25 karakter yang harus saya input sendiri agar direktori data terbuka.
Ke-3 kunci ini harus ada. Salah satu hilang, dadah for my data. Ribet ??? Buat saya yang sudah terbiasa, ini sih biasa aja :D Dan cara saya ini menggunakan 3 produk yang berbeda juga loo :D masing-masing memiliki teknik dan trik sendiri yang makin memper-ribet suasana.

Kemudian saya juga memasang program untuk safe deleting yang akan membantu saya memastikan segalanya terhapus dengan nyaris sempurna.

Yang pasti cara ini akan menyebabkan pencarian data secara low level akan mengalami jalan buntu.

Meniru cara saya jelas tidak sederhana karena settingan secara system banyak sekali.
Bentuk sederhana dari cara yang saya pakai ini adalah dengan memanfaatkan program seperti TrueCrypt (http://www.truecrypt.org). Kalau di windows dia bisa menghasilkan drive baru khusus untuk data yang telah di enkripsi.

Ah iya, diatas saya bilang “nyaris”. Karena saya percaya, segalanya hanyalah masalah waktu :D

Mudah-mudahan informasi ini berguna

11 Comments

  1. victor

    Hardisk dapat di recover kecuali Ter LLF(low Level Format) & ter Zero Fill, Low Level Format di gunakan untuk membuat electro magnetic pada Platter(piringan Hardisk), Biasa digunakan Pada Interface Hardisk Model lama biasanya kapasitas hardisknya kecil, tidak untuk Interface Hardisk IDE ata ATA. Seseorang merecover Data adalah Data yang sengaja tidak di hilangkan, ataupun Rusak. Seorang Master Of Data Menyelamatkan Data berdasarkan Info dari pemilik Data, Maka Data dapat terselamatkan 75%.

    Reply

  2. M. Prasodjo

    betul. tapi low level format adalah untuk total deleting. tapi tulisan diatas adalah untuk kondisi harddisk yang digunakan alias lagi dipake untuk sehari-hari hehe.

    Reply

  3. David

    Kak M.Prasodja saya ingin tanya saya ingin menghilangkan data yang sdh di hapus namun masih bisa direcovery dengan RecoveryFile kalo saya ingin data yang sudah delete tanpa menggunakan shedder program itu tidak dapat direcovery dan terhapus dari list yang da di file recovery soft gimana ya… saya sudah dudah mengakalinya dengan mengcopy data baru yang besar seperty movie dan kemudian saya apus dengan maksud overwrite di data recoverynya tapi kok tidak effek ya… data baru yang saya hapus hanya masuk ke Recyler saja …

    Thanks ya…

    Reply

  4. ara

    @david :
    untuk melakukan itu ada software untuk melakukan sweep terhadap data “tak terpakai”
    untuk di windows saya kurang tahu. tapi dulu saya pernah pakai norton defragmenter dengan menghidupkan opsi “delete unused block”
    coba lihat2x di download.com mungkin anda akan menemukan ide disana

    Reply

  5. deris

    mas gimana cara nyelamatin data dari disk sata yang rusak ( akibat konsleting listrik )

    Reply

  6. mprasodjo

    untuk windows, coba cari tentang data recovery di download.com dan sejenisnya.

    untuk windows, saya rekomendasikan getdataback.
    untuk linux bisa pake photorec.

    mudah2xan membantu

    Reply

  7. Als

    Mas, saya mau tanya, kalau hardisk di low level format masi bisa di recovery ngk? Kebetulan saya ada data penting, dan hardisk yang lama saya mau jual, berhubung kapasitasnya kecil. Kata salah seorang teman saya, ada suatu alat, yang bisa mendeteksi semua data yang sudah di delete, apa betul?
    Terima kasih sebelumnya…
    Mohon tanggapan secepatnya..

    Reply

  8. M. Prasodjo

    @Als :
    kalau low level format seharusnya tidak mungkin lagi. karena konsep dasarnya low level format adalah menulis kembali seluruh permukaan disk dengan binary 0. sehingga seluruh data ditimpa dengan data tersebut.
    kalau format biasa masih mungkin diselamatkan.

    Reply

  9. Als

    Wa, terima kasih atas informasinya..
    Ngomong2, low level format itu yang format biasa bukan? (kalau format dr windows, kan ada format quick dan yang biasa), na kl format ya biasa itu = format low?

    Reply

  10. M. Prasodjo

    @Als:
    Bukan. Biasanya kita harus menggunakan tools khusus atau melakukannya melalui BIOS (itupun kalo biosnya support melakukannya, karena tidak semua BIOS menyediakan tools ini). Kalau format yang ada di sistem windows, ada 2 pilihan, quick format dan full format. Tapi ke-2nya bukan low level. Full format-nya hanya melakukan penghapusan directory table dari disk, sementara seluruh datanya masih ada dan kebanyakan bisa di ambil kembali.

    Jadi Low Level Format != Normal Format.

    Reply

  11. Als

    Wadu… maaf merepotkan lagi, kalau begitu bagaimana caranya untuk low level format?

    Reply

Leave a Reply

*